Meike Blog

Blog ini sebagai tempat aku menyimpan catatan perjalananku,curahan hatiku, tempat aku mengekspresikan diriku, tempat aku bercerita, entah dengan kata-kata atau dengan DIAM sekalipun...

Rabu, 31 Desember 2008

SELAMAT TAHUN BARU 2009

Tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat, tanpa kita sadari tiba-tiba kita sudah tiba dipenghujung tahun 2008. Merupakan sebuah nikmat yang sangat berharga jika kita masih bisa menapak didunia ini dari tahun ke tahun. Kita harus bersyukur karena mungkin teman-teman kita, saudara-saudara kita, sanak famili, tetangga atau siapapun tidak sempat mengecap kehidupan di akhir pergantian tahun ini. Sebagaimana pergantian hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun seperti itu pula kehidupan kita didunia ini, datang, bersama dan berpisah.
Pergantian tahun mungkin harus dirayakan sebagai wujud syukur kita kepada Allah karena Allah masih memberi kita kesempatan untuk hidup didunia. Banyak orang mengekspresikan kebahagiaan itu dengan berbagai cara, ada yang berkumpul dengan kaum kerabat ditempat-tempat rekreasi, berkumpul di pantai dengan teman-teman sambil membakar sate, keliling kota sambil menitiup terompet,atau dirumah saja sambil menikmati tayangan televisi yang menyiarkan detik-detik pergantian tahun.Seolah-olah kita lupa bahwa ada yang lebih penting dari semua itu. Pergantian tahun merupakan sebuah proses dalam kehidupan kita. Hidup adalah sebuah perubahan. Mari kita nikmati pergantian tahun ini sambil tidak lupa merenungi tugas kita sebagai khalifah dimuka bumi ini. Berganti tahun berarti bertambahnya umur kita di dunia dan semakin dekat dengan kematian.Sudah sepatutnya kita mempersiapkan diri karena hidup ternyata tidak hanya di dunia. Mungkin ada baiknya di malam pergantian tahun kita lewati dengan hal-hal yang positif, bersilaturahmi, pengajian, berkumpul bersama anak-anak yatim, uang yang seharusnya buat terompet atau kembang api, uang buat kambing guling, diberikan kepada saudara-saudara kita yang mungkin dimalam pergantian baru perutnya masih keroncongan karena belum makan. Selamat Tahun Baru Islam 1430 H Selamat Tahun Baru Masehi 2009. Semoga teman-teman, sahabat-sahabat dan keluarga semua mendapat yang lebih baik lagi di tahun ini.
salam
Meike

Selasa, 16 Desember 2008

Kota Bunga Sejuta Kembang




Kota Bunga sejuta kembang itu sebutan untuk kota Bunga di puncak cipanas. Rehat sejenak menghilangkan kesuntukan dan kemumetan dalam berkerja dan beraktifitas...

Rabu, 10 Desember 2008

Renungan Jiwa

Kala semua jalan terasa buntu dan setiap pintu terkunci rapat, bergegaslah menuju Rabbmu, tancapkan ketabahan dalam jiwa, berdo'a dan shalatlah, karena semua itu adalah pintu menuju kemudahan.

Jangan kau remehkan do'a dan mencemoohkannya, karena engkau tidak tahu betapa besar fungsi do'a itu.
Bencana dan musibah tidak akan pernah luput, namun semua ada masanya, dan setiap masa cobaan itu pasti ada habisnya
Betapapun bertumpang tindih hambatan yang menimpamu, bersabarlah dan berpeganglah kepada Allah yang Mahaesa dan Pemberi rezki.
Betapapun tenggelamnya kamu kedalam kelalaian, jangan lupa berzikir dan berpegang kepada tali pertolongan Allah yang selalu terjulur.
Manakala rasa putus asa mendekatkan langkahnya kepadamu, berpalinglah kamu darinya, jangan biarkan dirimu putus harapan dari rahmat Allah.
Betapapun remuk redamnya jiwamu karena kesengsaraan jangan perdulikan ia karena setiap orang pasti mengalaminya.
Betapapun rasa kegundahan mencekam dirimu, bayarkanlah ia dengan banyak istighfar dan menyebut Allah yang Hidup lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.
Betapapun banyaknya kebaikan yang datang kepadamu, sibukkanlah hatimu dengan berzikir agar derajatmu kian meninggi.
Betapapun kerasnya hatimu sesudah kelembutannya, tundukkanlah pendengaranmu kepada Kalam Yang Maha Hak dan rendahkanlah dirimu kepada Tuhan semesta alam.
Betapapun kesenangan yang diharamkan jinak kepadamu, berpalinglah darinya, maka Tuhanmu akan menggantinya dengan yang lebih baik.
Betapapun gencarnya musibah yang menimpa dirimu, ketahuilah sebaik-baik nabipun pernah mengalami yang lebih berat darinya.
Betapapun beratnya urusan yang kamu hadapi, tegar dan tawakallah kamu kepada Tuhan Yang Hidup lagi tidak mati.
Betapapun beratnya cobaan yang menimpa dirimu, ketahuilah bahwa dibalik itu terkandung hikmah yang diketahui oleh Yang Maha Agung lagi Mahakuasa.
Wahai manusia yang dibedakan oleh Allah dengan akalnya, apakah engkau mengadu kepada sesama makhluk karena perlakuan khaliqnya?
Jangan sekali-kali engkau meminta suatu keperluan kepada sesama manusia, tetapi mintalah kepada Tuhan yang pintu-pintu rahmat-Nya tidak pernah tertutup. Allah murka jika engkau tidak meminta kepada-Nya, sedangkan manusia marah jika engkau meminta kepadanya.

Kuadukan segala gundahku padaMu

Kamis, 04 Desember 2008

Dari Padang ke Bengkulu, Bengkulu ke Jakarta

WPM-Univ Negeri Jakarta.
Sudah menjadi garis hidup sepertinya kalau pada awalnya saya selama ini berkecimpung mulai dari JIS, Jardiknas, D3 TKJ dan lain sebagainya di Bengkulu. Tetapi sekarang perjalanan hidup membawa saya ke Ibu Kota Negara yaitu Jakarta. Tidak pernah direncanakan sebelumnya karena perjalanan hidup seseorang memang sudah ada yang mengatur. Seperti air yang mengalir saya hanya mencoba menikmati perjalanan hidup kemana yang mencipta mengarahkannya. Walau saya terlahir sebagai seorang wanita namun lebih dari setengah umur saya hidup di dunia banyak dihabiskan di perantauan. Suka dan duka, sedih dan bahagia, dicaci di puja, air mata dan tawa, kekenyangan dan kelaparan sudah dirasakan semua di perantauan. Kehidupan memang beginilah adanya, hidup didunia hanyalah sebuah perantauan untuk menuju sebuah kampung halaman di akhirat sana. Dari Perjalanan hidup yang saya tempuh saya merasakan sekali kehidupan ini sangat berarti sekali. Begitu sempurna warna hidup yang diberikan Allah kepada saya. Allah memberi warna banyak kepada Pelangi seperti itu pula Allah memberi warna kepada kehidupan manusia. Jika kita melihat pelangi hanya berwarna merah mungkin kita tidak akan melihat keindahan disana, begitu juga dengan kehidupan kita. Banyak hal yang kita hadapi banyak hal yang kita rasakan disitulah keindahan hidup yang sebenarnya.Sebagai seorang hamba saya hanya mencoba memasrahkan diri kemana diri ini akan dibawa oleh sang maha pencipta. Kadang kita sudah merencanakan kehidupan sebaik mungkin tetapi tetap saja keputusan akhirnya ada pada Allah. Terserah orang mau berkata apa, terserah orang mau menilai apa. Sepahit apapun kondisinya, seburuk apapun keadaannya saya tetap merasa bahwa inilah yang terbaik bagi saya. Jika orang tua ingin memberikan yang terbaik pada anaknya walau sianak tidak suka begitu juga dengan Allah, dia yang menciptakan kita, dia yang tau segalanya, dia yang tau umur kita, kemampuan kita, kebutuhan kita jadi tidak mungkin Dia memberikan sesuatu tanpa ada rencana. Sebagai khalifah dimuka bumi saya hanya mencoba mengikuti kemana kaki ini diarahkan melangkah oleh sang Maha Pencipta.Kalau dahulu saya di Bengkulu sekarang terdampar ke Jakarta ini semua Allah yang mengatur. Kepada rekan-rekan, sahabat, karib kerabat, siswa-siswi, guru-guru, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi, Kepala Dinas Kab/Kota, Kepala Sekolah ICT Center, Rekan-rekan Schoolmapping,Operator, Mahasiswa D3 TKJ dan siapapun yang pernah berhubungan dengan saya apabila ada kata salah, sikap yang tidak menyenangkan mohon dimaafkan. Pak Guntur, Ibuk Sri, Dedi di Provider Universitas Muhammadiyah Bengkulu terimakasih banyak atas kerjasamanya, atas dukungannya, atas saran-sarannya. Kebersamaan kita memberi kenangan tersendiri di hati ini. Seperti perjalanan hidup yang kadang tidak bisa ditebak jika Allah mentakdirkan kita bisa bersama-sama lagi. wallahualam.Mungkin kita hanya berpisah secara lahir tapi secara bathin insyaallah hati saya masih di Bengkulu. Mohon doa restunya saya dapat menjalankan tugas sebagai WPM Universitas Negeri Jakarta sebagai langkah awal meniti kehidupan di rantau orang. Walau orang sering mengatakan bahwa ibukota lebih kejam dari ibu tiri. Semoga kesusahan dan perjalanan hidup selama ini mampu menguatkan saya. Wassalam Meike